Home » Cinta » Psikologi Cinta: Pengertian dan Tanda-Tanda Cinta

Psikologi Cinta: Pengertian dan Tanda-Tanda Cinta

Wednesday, October 22nd 2014. | Cinta

 

Cinta memang berkaitan dengan perasaan ketertarikan seseorang terhadap sesuatu. Maka tak heran jika cinta sering dikaitkan dengan psikologi seseorang, tepatnya menjadi psikologi cinta. Ya, seperti kita ketahui psikologi merupakan sebuah ilmu yang mengatur jiwa seseorang. Sedangkan cinta sendiri adalah perasaan dari dalam hati manusia yang sesuai dengan kodratnya. Mencintai tak hanya kepada kekasih saja, tetapi juga pada orang tua, sahabat, teman, adik, kakak, kerabat, hingga lingkungan hidup. Dalam setiap hati manusia pasti tumbuh yang namanya cinta. Seberapa besar dan sayangnya seseorang terhadap orang lain bisa diukur melalui tes psikologi cinta.

Banyak sekali deskripsi mengenai cinta, dan setiap orang pasti memiliki pandangan masing-masing mengenai psikologi cinta itu sendiri. Kenapa cinta harus berhubungan dengan ilmu psikologi? Hal ini dikarenakan, ketika seseorang sedang kasmaran pasti akan berhubungan dengan jiwa yang mana ketika tubuh memproduksi hormon tertentu seperti PEA, maka jiwa akan mengalami semangat yang tinggi, lebih bahagia, rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sesuatu atau seseorang yang dicintai, dan lain sebagainya. Jadi, cinta sendiri akan menimbulkan reaksi psikologi dalam diri seseorang.

Lalu, bagaimana tanda-tanda seseorang sedang kasmaran menurut psikologi cinta sendiri?

1. Timbul rasa kagum

Sebelum akhirnya muncul perasaan cinta, biasanya diawali dengan rasa kagum atau merasa tertarik pada seseorang, entah itu karena sifatnya, kemampuan yang dimiliki orang tersebut, materi, penampilan atau fisiknya dan lain sebagainya. Alasan seseorang kagum terhadap lawan jenisnya biasanya berbeda-beda.

2. Teringat selalu dalam ingatan

Perasaan kagum yang berlebihan, berdasarkan psikologi cinta yaitu semakin lama akan semakin teringat terus pada seseorang yang ia kagumi dan mulailah timbul perasaan suka. Perasaan suka yang terpendam biasanya membuat seseorang sekali memimpikan pujaannya, selalu terbayang wajahnya, setiap saat pun selalu ada dalam ingatan. Berdasarkan ilmu psikologi, ini jugalah yang nantinya berpengaruh pada psikologis seseorang dimana jiwanya selalu gelisah dan tidur pun menjadi tidak nyaman.

3. Timbul pengobatan

Perasaan suka yang lama kelamaan akan memunculkan rasa pengorbanan yang tinggi terhadap orang yang dicintai. Rasa pengorbanan ini bisa membuat seseorang melakukan apa saja yang diinginkan untuk orang yang ia cintai, yang penting dia merasa bahagia. Pengorbanan ini akan terus ia lakukan demi mendapatkan perhatian orang yang dicintainya.

4. Timbul ketertarikan seksual

Perasaan cinta yang semakin dalam biasanya menimbulkan ketertarikan seksual pada seseorang yang dicintai dengan perasaan yang selalu ingin bertemu dan juga ingin selalu bersamanya setiap saat.

Psikologi Cinta Remaja

Semakin banyaknya realita cinta anak remaja, membuat psikologi cinta mereka mengalami perubahan. Perasaan cinta yang timbul, terkadang membuat seseorang mengalami perubahan sifat dan sikap dalam dirinya. Biasanya seiring berjalannya waktu, timbal balik dari rasa cinta itu sendiri timbulnya perasaan sayang, kangen, kesal, sedih hingga menimbulkan rasa benci. Cinta bisa membawa seseorang pada perubahan positif maupun negatif. Tergantung dari bagaimana remaja tersebut menyikapinya.

Terkadang cinta bisa membuat seseorang bertingkah lebih baik, menimbulkan ketergantungan, hingga belajar menerima kelebihan dan kekurangan seseorang. Bahkan perasaan cinta bisa menimbulkan cemburu pada seseorang yang dikarenakan pacar lebih dekat dengan orang lain dan sebagainya. Sehingga timbul rasa egois, menjadi tidak percaya diri dan lain sebagainya.

Nah, itulah bagaimana kita harus memaknai psikologi cinta yang bisa dikendalikan oleh diri sendiri. Jangan sampai rasa cinta bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih buruk!

Deskripsi: Psikologi cinta adalah perasaan cinta seseorang terhadap sesuatu atau orang yang dicintainya. Agar cinta tidak membuat buta, harus pandai mengendalikan cinta.

Cat : Cinta,

Comment For Psikologi Cinta: Pengertian dan Tanda-Tanda Cinta

Latest

Related Post